BODYBUILDER YANG HOBBY NGENTOT TEMPIK (MEMEK)
Ade Rai bernama lengkap I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai (lahir di Jakarta 6 Mei 1970) adalah seorang atlet binaraga Indonesia. Pria berdarah Bali ini pernah meraih beberapa prestasi nasional dan internasional selama berkarir sebagai binaragawan. Setelah pensiun ia mendirikan dan memiliki beberapa gym serta klub-klub kesehatan dan kebugaran di Jakarta, Bali dan Malang. Beberapa prestasi yang pernah diraihnya antara lain: National Champion tahun 1994, 1995, 1996, 1997, 1998 dan 1999 Mr. Asia 1995 dan 1998 Asian Pro-Am Classic Winner 1996 Musclemania Overall Winner 1996 Life Time Drug Bodybuilder.
Pada suatu hari Ade Rai lagi mogok bicara dengan semua orang, termasuk dengan ibunya juga. Karena ada kebutuhan belanja yang mendesak, maka ibunya menyuruh Ade Rai untuk pergi ke warung. Ibunya berkata, "Ade, tolong ibu belikan telor 1 kg, susu 1 liter dan pisang 1 sisir!"
Ade Rai sambil cemberut berangkat juga ke warung. Sesampainya diwarung ibu pemilik warung bertanya, "Eh, Ade mau beli apa?" Ade Rai bingung juga bagaimana memperagakan barang-barang yang mau dibeli, karena Ade Rai masih dalam aksi mogok bicara.
Akhirnya Ade Rai pun mendapatkan ide. Untuk barang pertama yaitu telor, Ade Rai mengangkat lengannya dan menunjukkan otot bisepnya dengan bangga.
Si ibu pemilik warung langsung mengerti, "Oh, mau beli telor?" Ade Rai mengangguk. "Berapa kilo ?" tanya pemilik warung. Ade Rai mengacungkan jari telunjuknya, isyaratkan 1 kg telor. "Sukses aku," pikir Ade Rai.
Si ibu pemilik warung bertanya, "Apalagi De?". Ade Rai berpikir sejenak untuk barang kedua yang berupa susu. "Aha, ada ide," pikir Ade Rai. Kemudian Ade Rai memperagakan otot dadanya sambil menunjukkan hal yang dimaksud. Si pemilik warungpun segera mengerti, "Mau beli susu, ya?"
Ade Rai mengangguk dan mengacungkan jarinya, berarti 1 liter susu. "Sekarang tinggal timun," pikir Ade Rai sambil mencari ide. Si pemilik warung sudah menunggu lama, "Ade mau beli apa lagi?"
Akhirnya dengan terpaksa Ade Rai mengajak ibu pemilik warung ke belakang. Kemudian Ade Rai membuka celananya sambil menunjuk "hal yang dimaksud".
Si ibu pemilik warung spontan bicara, "Ohhhh, TERONG!!"
Ade Rai sambil cemberut berangkat juga ke warung. Sesampainya diwarung ibu pemilik warung bertanya, "Eh, Ade mau beli apa?" Ade Rai bingung juga bagaimana memperagakan barang-barang yang mau dibeli, karena Ade Rai masih dalam aksi mogok bicara.
Akhirnya Ade Rai pun mendapatkan ide. Untuk barang pertama yaitu telor, Ade Rai mengangkat lengannya dan menunjukkan otot bisepnya dengan bangga.
Si ibu pemilik warung langsung mengerti, "Oh, mau beli telor?" Ade Rai mengangguk. "Berapa kilo ?" tanya pemilik warung. Ade Rai mengacungkan jari telunjuknya, isyaratkan 1 kg telor. "Sukses aku," pikir Ade Rai.
Si ibu pemilik warung bertanya, "Apalagi De?". Ade Rai berpikir sejenak untuk barang kedua yang berupa susu. "Aha, ada ide," pikir Ade Rai. Kemudian Ade Rai memperagakan otot dadanya sambil menunjukkan hal yang dimaksud. Si pemilik warungpun segera mengerti, "Mau beli susu, ya?"
Ade Rai mengangguk dan mengacungkan jarinya, berarti 1 liter susu. "Sekarang tinggal timun," pikir Ade Rai sambil mencari ide. Si pemilik warung sudah menunggu lama, "Ade mau beli apa lagi?"
Akhirnya dengan terpaksa Ade Rai mengajak ibu pemilik warung ke belakang. Kemudian Ade Rai membuka celananya sambil menunjuk "hal yang dimaksud".
Si ibu pemilik warung spontan bicara, "Ohhhh, TERONG!!"



